Bandung.Jarrakpospapua.com-Di masa pandemi seperti ini tingkat perekonomian merosot tajam, pendapatan masyarakat terjun bebas, PHK masal terjadi hampir di setiap pelosok negeri, pabrik-pabrik gulung tikar, hotel-hotel banyak dijual atau tergadaikan.

Para buruh dan karyawan berteriak, para pedagang meradang, para petani menjerit, sungguh ngeri apa yang dialami negeri selama lebih dari setahun menghadapi serangan maut virus Covid-19 ini.

Berbagai upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran virus ini terus diupayakan agar tidak mengganggu atau bahkan sampai menghancurkan dan melumpuhkan perekonomian negara.

bertriliun uang negara digelontotkan untuk menyelamatkannya walaupun sampai saat ini belum nampak terlihat perkembangan dan perbaikan tingkat ekonomi di masyarakat secara signifikan.
Pertanyaannya?

Apa yang harus dilakukan oleh masyarakat untuk berjuang mempertahankan hidup dan kehidupannya di tengah serba kesulitan ini?

Banyak yang kehidupannya terbalik 180 derajat dari biasanya, otak dipaksa mesti berfikir cerdas, otot harus dipaksa untuk bekerja keras, bagaimanapun kita harus hidup karena kalau kita hanya duduk berdiam diri tak melangkah merubah nasib akan ada tangisan dan ratapan dari anak-anak dan istri kita.

Banyak hal yang masih bisa dilakukan untuk keluar dari kesulitan ekonomi ini, sesuatu yang mungkin sebelumnya tak pernah terpikirkan sebelumnya, contohnya adalah:

pembudidayaan ikan cupang, sederhana saja kita berfikir karena ternyata ikan cupang ini mempunyai nilai ekonomis yang lumayan tinggi, terbukti dengan banyaknya orang-orang beralih menjadi peternak ikan cupang.

Ada yang sebagian hanya memanfaatkannya sebagai sampingan penghasilan bahkan ada pula yang menjadikannya sebagai mata pencaharian utama.

Dengan menjamurnya pembudidaya ikan cupang ini tentu saja menjadikan lahan bisnis yang cukup menjanjikan, apalagi dengan banyaknya kontes-kontes ikan cupang hias berkelas dengan harga-harga ikan cupang kontes yang fantastis dari kisaran harga ratusan ribu rupiah sampai harga belasan juta rupiah, menarik bukan?

Janganlah lantas kita berfikir terlalu jauh untuk melakukan pembudidayakan ikan cupang ini dan hanya sebatas lamunan oleh karena hambatan atau halangan yang akan dihadapi, misalkan bagaimana caranya kita memulai?

Darimana modalnya? Dimana kita melakukan budidaya tersebut? Dan seribuan alasan yang bisa menyebabkan kita hanya kembali berdiam diri di pojok ruang sepi tanpa berani untuk melangkah dan berlari.

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas adalah :
1. Mulailah dari sekarang karena banyak ilmu, referensi dan tutorial di media cara-cara kita memulai usaha ini
2. Belilah induk ikan cupang yang harganya di kisaran ribuan atau paling mahal puluhan ribu rupiah.
3. Tempat membudidayakan ikan cupang bisa dilakukan di skala rumahan, bisa di teras rumah, garasi mobil, di belakang rumah, di pekarangan depan ataupun dimana saja walaupun lahannya sempit karena beternak cupang itu tidak memerlukan lahan yang luas.

Hal terpenting yang harus kita punyai adalah :
1. Niat untuk berkembang dan maju
2. Semangat untuk memulai
3. Jangan pernah takut mencoba dan tak perlu takut gagal, karena kegagalan adalah suatu proses untuk mencapai keberhasilan dan kesuksesan
4. Tanamkan dalam diri kita jiwa Wirausaha sejati, dan
5. Make HOBBY in to MONEY.

Source : A. Akhmad Hanif

Editor   : sdj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here