Sat. Feb 27th, 2021

TNI kerahkan ribuan prajurit di Papua jelang Natal ??? Tanya Anggota DPD Papua Barat

1 min read

PAPUA.Jarrakpospapua.com. Anggota DPD asal Papua Barat, Filep Wamafma, mempertanyakan langkah TNI yang akan mengerahkan sekitar 4.850 prajurit untuk upacara Anugerah Papua dan Tahun Baru.

“Kedatangan tentara ini sebenarnya memberi isyarat bahwa Papua tidak aman di saat Natal, adakah daerah lain di Indonesia yang mengirimkan pasukan tentara sebanyak itu? Jika damai Natal yang dicari, mengapa tentara harus dikirim? Natal Papua adalah Natal kedamaian,” kata dia, di Jakarta , Rabu.

Ia mengucapkan “wajah” Papua berseri-seri dalam keceriaan Natal pada Desember ini karena persaudaraan dipupuk kembali, persatuan yang ditanam kembali, pinang dan sirih menjadi hidangan pemersatu, lalu cerita tete-nene tentang darah dan air mata perjuangan mulai diwariskan dalam kelompok Natal.

Namun menurut dia, tiba-tiba masyarakat Papua dikejutkan dengan berita TNI akan mengerahkan prajurit untuk berada di Papua menjelang Anugerah Natal.

Ia mengirimkan tentara ke Papua di saat Natal, yang ketakutan pada hal tertentu dan lebih dari itu, langkah itu dia istilahakan sebagai hanya mendaur-ulang militerisme dalam cara yang lebih halus.

Ia mengatakan, jangan lupa bahwa Natal 2020 dirayakan dalam situasi situasi Covid-19, maka mengirimkan tentara dalam jumlah ribuan itu semakin menguatkan kesan Papua memang tidak aman.

Ia menilai hal tersebut seperti ini terus-menerus, maka pembangunan tidak bisa berjalan maksimal, dan Papua tetap berada di belakang garis start, sementara provinsi lain sudah hampir mencapai garis finish.

“Seharusnya mengubah Pemerintah citra semacam ini. Natal sebenarnya adalah hari penuh damai sejahtera dan bukan Agak hari penuh ketakutan,” katanya.

D mengutip Dari: ANTARA.NEWS
Editor: Kurnia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *