BeritaNasionalPolitik

JUBIR PRESIDEN SEAKAN TENGGELAM DALAM SITUASI WABAH COVID-19

JarrakposPapua.com | Menurut Pakar Politik Emrus Sihombing Dalam situasi nasional dampak Covid-19. Para Juru Bicara (Jubir) Presiden Widodo seakan tenggelam dan dinilai bekerja tidak maksimal. Karena dikalangan masyarakat beredar dan muncul isu-isu miring. hal ini di sebabkan tidak berfungsinya juru bicara Presiden sebagai penanggung jawab komunikasi pemerintah terhadap masyarakat.

 

Jubir untuk bidang politik pemerintah, Fadjroel Rachman jarang terlihat. Hal ini sama dengan juru bicara bidang ekonomi yaitu Arif Budimanta, juru bicara bidang sosial Angkie Yudistia dan bidang hukum Dhini Shanti. Seakan tak terlihat dan pergi dengan diam seribu bahasa.

Foto : Emrus Sihombing

Kata Emrus, “seharusnya sejak awal penunjukan sebagai jubir, Fadjroel Rachman dan kawan-kawannya harus berani menolak, kalau tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Daripada diterima jabatan itu, tapi malah tidak produktif,” Kepada tim red senin, 11/02/2020.

 

“Fadjroel itu sebenarnya tidak punya kompetensi dan latar belakang komunikasi. Makanya dia harus segera diganti karena dia gak menguasai bidangnya,” katanya.

 

Sementara soal narasi besar cukup disampaikan oleh Presiden atau Wakil Presiden atau Menteri Koordinator (Menko).

 

“Misalnya Perppu, kebijakan, program pemerintah,” ujarnya.

 

Selanjutnya soal tentang narasi integratif yang antar kementerian itu disampaikan oleh jubir presiden. Lalu untuk narasi yang sifatnya spesifik dari tiap-tiap kementerian cukup disampaikan oleh Kepala Biro (Kabiro) Humas (Hubungan masyarakat) Kementerian terkait.

 

“Misalnya soal mudik itu disampaikan oleh Kabiro Humas Kemenhub atau misalnya yang berkaitan dengan komunikasi menjadi tugas Kabiro Humas Kominfo,” katanya.

 

Emrus pun menganjurkan agar pemerintah perlu melalukan revolusi besar-besaran bagi kompetensi komunikasi baik untuk jubir maupun Menkominfo dan Kabiro Humas di tiap instansi pemerintahan.

 

“Jadi harus orang yang berlatarbelakang dan paham komunikasi,” ujarnya.

 

Editor : IS

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close